Benarkah Paten US 5676977 A Merupakan Obat AIDS yang Disembunyikan?

AIDS merupakan sindrom yang mematikan. Lebih dari ribuan orang sekarat karena infeksi oportunistik yang menggerogoti tubuhnya. Ribuan peneliti berjuang untuk menemukan obat bagi penderita AIDS sementara jumlah penderita AIDS semakin bertambah. Harapan yang ada saat ini adalah antiretrovirus (ARV) yang cukup mampu memperpanjang usia harapan hidup pasien. Namun, ARV memiliki banyak efek samping sehingga kenyamanan pasien tetap saja tidak dapat dijamin.

Dalam beberapa bulan terakhir, internet dihebohkan dengan adanya ‘fakta’ metoda penyembuhan AIDS yang disembunyikan selama bertahun-tahun. Tetrasilver tetroxide (Ag4O4) adalah molekul yang secara mujarab dapat menghancurkan HIV dan mengenyahkan AIDS dari tubuh manusia. Molekul ini sudah dipatenkan sebagai Paten US 5676977 A, dan tampaknya ada pihak yang sengaja menutupi hal ini sehingga tidak seorangpun mengetahuinya!

Eits, tunggu dulu. Sebagai masyarakat yang cerdas kita harus mencerna informasi ini baik-baik dan tidak buru-buru mempercayainya atau mengatakan itu hoax.

Paten ini ditemukan oleh Marvin S. Antelman, dipatenkan pada tahun 1990-an.

Paten ini ditemukan oleh Marvin S. Antelman, dipatenkan sekitar tahun 1990-an.

Pertama-tama mungkin ada baiknya kita membaca halaman paten tersebut di http://www.google.com/patents/US5676977. Jika Anda malas membacanya, berikut saya sajikan abstraknya:

ABSTRACT


 

The diamagnetic semiconducting molecular crystal tetrasilver tetroxide (Ag4O4) is utilized for destroying the AIDS virus, destroying AIDS synergistic pathogens and immunity suppressing moieties (ISM) in humans.

A single intravenous injection of the devices is all that is required for efficacy at levels of about 40 PPM of human blood. The device molecular crystal contains two mono and two trivalent silver ions capable of “firing” electrons capable of electrocuting the AIDS virus, pathogens and ISM. When administered into the bloodstream, the device electrons will be triggered by pathogens, a proliferating virus and ISM, and when fired will simultaneously trigger a redox chelation mechanism resulting in divalent silver moieties which chelate and bind active sites of the entities destroying them. The devices are completely non-toxic. However, they put stress on the liver causing hepatomegaly, but there is no loss of liver function.

Paten tersebut mengklaim tiga hal sebagai berikut:

  1. Sebuah metode pengobatan bagi manusia yang menderita AIDS dengan cara menyuntikkan molekul kristal Ag4O4 ke dalam aliran darah manusia.
  2. Sebuah metode untuk meningkatkan jumlah sel darah putih pada manusia yang menderita AIDS  dengan cara menyuntikkan molekul kristal Ag4O4 ke dalam aliran darah manusia.
  3. Metode pengobatan sesuai dengan klaim 1 dan 2 menggunakan konsentrasi molekul sekitar 40 PPM dari berat total darah manusia tersebut.

Adakah yang aneh dari paten tersebut? Ya! Terlalu mujarab! Sebuah pengobatan AIDS yang luar biasa efektif, super mudah, dan tanpa efek samping!

Apa yang terjadi? Bukankah itu adalah sebuah paten? Satu hal yang perlu diingat adalah paten tidak sama dengan registrasi obat. Sebuah produk mendapat paten karena produk itu unik. Anda mendaftarkan produk Anda agar dipatenkan, tujuannya adalah agar produk Anda tidak dibajak pihak lain. Sebuah produk tidak harus bekerja agar bisa dipatenkan. Jika Anda ingin tahu lebih lanjut, mungkin Anda akan terkejut mengetahui bahwa ternyata ada paten untuk perangkat teleportasi dan pesawat luar angkasa yang mampu melakukan warp antarbintang. Jika Anda ingin membuktikan kerja dari paten tersebut, maka perlu diadakan berbagai penelitian dan percobaan.

Sayangnya, paten US 5676977 A tidak memiliki bukti yang valid. Satu-satunya ‘studi’ yang membuktikan efektifitas molekul ini dipublikasi oleh diri sendiri (self-published). Marvin S. Antelman hanya mengetengahkan kaitan antara suatu molekul dengan sebuah bakteri, dan tidak ada penjelasan meyakinkan bahwa produk ini akan bekerja. paten aids

Sampai sekarang tidak ada yang meyakini bahwa produk ini pernah diujicobakan pada manusia hidup. Bahkan informasi di websitenya sendiri justru tidak mengakui adanya keterkaitan antara HIV dengan AIDS.

Pasien yang gegabah memercayai informasi ini bisa menemui masalah besar, karena perak (Ag) yang masuk ke tubuh dalam bentuk apapun dapat terakumulasi, menjadi toksik, menurunkan imunitas tubuh, dan dapat menyebabkan kondisi permanen yang disebut argyria (manusia biru).

Tulisan ini tidak bermaksud untuk memupuskan harapan para penderita AIDS. Setidaknya, tanpa melalui penelitian yang panjang dan mendapatkan bukti yang valid, paten ini belum boleh dipercaya. Tetap ikuti terapi yang direkomendasikan saat ini oleh dokter Anda, hidup sehat dan disiplin, dan rajin berdoa. Niscaya Anda akan mendapat hidup yang berkualitas.

Sumber: